7 Kasus Kebocoran Data Kominfo, Terbaru sampai Kasus Lama - Mytips.id

7 Kasus Kebocoran Data Kominfo, Terbaru sampai Kasus Lama

Mytips.id - Kasus kebocoran data tengah menjadi sorotan belakangan ini. Beberapa data kabarnya dijual belikan. Sementara beberapa data yang lain masih belum diketahui secara pasti apa motif dan penyebabnya. 

Dari mulai bocornya data sim card (kominfo), BPJS, BRI life, data vaksin, KPAI, dan masih banyak lagi. Tanpa berlama-lama lagi, berikut daftar kasus kebocoran data terbaru di Indonesia selengkapnya.

1. Data Sim Card 

Kabarnya, ada kurang lebih 1,3 data sim card warga Indonesia yang bocor. Data tersebut kemudian dijual belikan dengan harga kurang lebih Rp 700 jutaan. Data yang dijual mencakup nomor dan identitas diri. 

2. Data BPJS

Pada Mei 2022, data BPJS juga dikabarkan bocor. Tercatat, ada kurang lebih 279 juta data pengguna BPJS Kesehatan yang bocor dan dijual belikan di salah satu situs web dengan harga Rp 87,6 jutaan.

3. Data BRI Life

Salah satu perusahaan keamanan siber menemukan salah satu bukti bahwa komputer milik BRI dan BRI Life telah diretas. Kabarnya, ada kurang lebih 2 juta data pengguna BRI Life bocor dan dijual belikan.

4. Data eHAC

eHAC merupakan salah satu aplikasi milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pada Agustus 2021, data eHAC yang mencakup nama, tanggal lahir, NIK, hasil tes covid-19, juga diduga telah bocor.

5. Data KPAI

Dua bulan setelah bocornya data eHAC, data KPAI juga bocor. Data dari KPAI yang kabarnya bocor antara lain nama, nomor identitas, kewarganegaraan, nomor HP, alamat, pekerjaan, email, hingga usia.

6. Data Bank Jatim

Selain BRI Life, data Bank Jatim juga dikabarkan bocor. Kabarnya, data sebesar 378GB yang mencakup data nasabah, data karyawan, dan data keuangan pribadi bocor dan dijual belikan dengan harga 3M.

7. Data Polri

Tidak ketinggalan, data Kepolisian Republik Indonesia juga dikabarkan sempat bocor. Data yang bocor antara lain daftar pelanggaran yang dilakukan anggota Polri. Peretas kabarnya bukan seorang WNI. 

Selain data-data tersebut, data lain yang dikabarkan bocor adalah data PLN, Indihome, dan pengguna Facebook. Data yang bocor kebanyakan merupakan data-data yang bersifat pribadi seperti nomor HP.

Demikian kira-kira daftar kasus kebocoran data terbaru di Indonesia . Akhir kata, di era yang serba digital, kebocoran data adalah salah satu hal yang harus mendapat perhatian karena bisa saja disalahgunakan.

 
Posting Komentar